TMMIN Perluas Program Vokasi ke Lombok

Jakarta, Huutoanland Indonesia

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (

TMMIN

) memperluas program pembinaan sekolah menengah kejuruan (SMK) ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini perusahaan menyerahkan dua mesin mobil sebagai alat praktik bagi siswa di dua sekolah vokasi.

Bantuan disalurkan ke SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, dan SMKN 2 Kuripan, Lombok Barat. Masing-masing menerima satu unit mesin Toyota, yakni mesin bensin tipe 2TR untuk SMKN 1 Jonggat dan mesin diesel tipe 2GD untuk SMKN 2 Kuripan.

Mesin tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana praktik sekaligus alat peraga untuk mendukung pembelajaran teknik otomotif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Presiden TMMIN Nandi Julyanto peningkatan kualitas pendidikan vokasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pelaku industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di daerah masing-masing,” kata Nandi saat penyerahan alat peraga.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) TMMIN di bidang pendidikan. Perusahaan menyebut penyediaan alat praktik menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi teknis siswa melalui pembelajaran yang lebih dekat dengan kondisi di industri.

Selain memberikan bantuan mesin, TMMIN juga menjalankan program Vocational School Development di sejumlah sekolah binaan.

Program tersebut mencakup pengembangan kurikulum berbasis industri, penyediaan alat bantu pembelajaran, hingga penerapan budaya kerja industri di lingkungan sekolah.

Nandi melanjutkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing lulusan vokasi.

“Sekolah menyiapkan kompetensinya, industri turut membentuknya. TMMIN ingin ambil bagian dalam proses itu” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu, (19/7).

Sebelum menjangkau Lombok, program pembinaan pendidikan vokasi TMMIN telah berjalan di berbagai daerah, termasuk di 29 SMK binaan yang tersebar di Pulau Jawa.

Perluasan program ke NTB ini disebut menjadi bagian dari upaya pendalaman akses sekolah vokasi terhadap fasilitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri otomotif.

(ryh/mik)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Huutoanland]

Baca lagi: Giorgio Respons Rumor yang Seret Namanya dan Sarwendah

Baca lagi: Bupati Siak Curhat ke Gibran Soal Warisan Utang Hingga Rp400 Miliar

Baca lagi: Prabowo Bangga TNI Pakai Jip Maung Meski Lebih Mahal dari Impor

14 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: