
Jakarta, Huutoanland Indonesia
—
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menegaskan larangan pembelian bahan bakar minyak (
BBM
) bersubsidi, Pertalite dan Biosolar, bagi kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (
PKB
) dan kendaraan berpelat nomor luar daerah tetap berlaku di daerahnya.
“Ini bukan untuk mempersulit siapa pun. Kita ingin memastikan subsidi pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Yang sudah memenuhi kewajiban harus mendapatkan haknya,” katanya di Kupang, Senin (6/7), dikutip
Antara
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat.
Beleid ini diterbitkan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memastikan kuota BBM bersubsidi yang dialokasikan pemerintah pusat benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemprov NTT selama ini menerima banyak laporan soal kuota BBM bersubsidi yang cepat habis di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Menurut evaluasi pemprov, salah satu penyebabnya adalah masih adanya kendaraan pelat nomor luar daerah maupun kendaraan menunggak pajak yang ikut membeli BBM bersubsidi.
Kendaraan luar daerah
Kendaraan berpelat NTT, baik berkode DH, EB, maupun ED, tetap dapat membeli BBM bersubsidi asal PKB-nya sudah lunas.
Sementara kendaraan pelat nomor luar daerah maupun kendaraan pelat nomor NTT yang menunggak pajak belum dapat membeli BBM bersubsidi hingga kewajiban perpajakannya diselesaikan.
Melki menegaskan kebijakan ini tidak semata-mata bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga membangun budaya kepatuhan serta mewujudkan keadilan fiskal bagi masyarakat NTT.
Masyarakat yang memanfaatkan infrastruktur dan pelayanan publik di NTT, menurutnya, memiliki tanggung jawab berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pembayaran pajak kendaraan.
“Yang ingin kita tegakkan adalah asas keadilan. Masyarakat yang sudah menjalankan kewajibannya membayar pajak harus memperoleh haknya untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Jangan sampai mereka yang taat justru kehilangan hak karena kuota sudah habis digunakan oleh pihak yang tidak memenuhi kewajibannya,” kata Melki, dikutip Antara.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Huutoanland]
Baca lagi: BMKG Ungkap Daftar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini
Baca lagi: DPR Terima Kunjungan PM Modi, Prabowo-Gibran Ikut Hadir
Baca lagi: Maliq & D’Essentials Terharu Nonton Musikal Senja Teduh Pelita




16 Responses
Sangat mencerahkan, banyak ilmu baru yang saya dapatkan di sini.https://magic.ly/rererent/Perubahan-Pola-Konsumsi-Masyarakat
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://kldp.org/comment/257219 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/271031 deh, lengkap parah!
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=287155 karena materi di sana cukup relevan.
Tulisan ini meninggalkan impresi intelektual yang kuat, menstimulasi nalar pembaca untuk melakukan riset-riset turunan yang lebih spesifik https://ajph.aphapublications.org/doi/full/10.2105/AJPH.2011.300205
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://kldp.org/comment/253851 nyambung banget.
Thumbs up buat penulisnya! Dedikasinya dalam meriset terlihat sekali.https://www.coinbase.com/es-us/converter/sex/jpy
Artikel ini layak dijadikan salah satu referensi awal sebelum membaca sumber lainnya. Saya juga membuka https://zlate-zvierata.estranky.cz/.
Artikel ini memberikan kepuasan kognitif yang mendalam bagi siapa saja yang menjadikan pencarian ilmu sebagai tujuan akhir https://ethanzuckerman.com/2004/05/28/paying-attention-to-sudan/
Saya senang menemukan artikel yang tidak dipenuhi informasi yang berulang. Sebagai tambahan, saya membuka https://community.breastcancer.org/en/discussion/730113/natural-girls/p295.
Poin-poinnya sangat debatable dalam arti yang positif dan membangun kedewasaan berpikir.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9567-2/
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://kldp.org/comment/253850 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Penulis menunjukkan otoritas dan penguasaan materi yang luar biasa tanpa terkesan menggurui. https://tracy-grimshaw-weight-loss-keto-gummies.webflow.io/
Jarang sekali ditemukan sebuah esai ilmiah populer yang mampu mempertahankan ketegangan rasa ingin tahu pembaca dari awal paragraf hingga kalimat penutup https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/issue/view/1
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://zh-yue.wikipedia.org/wiki/%E6%B0%91%E4%B8%BB%E5%8B%9E%E5%8B%95%E9%BB%A8 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://kldp.org/comment/351846 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.