
Jakarta, Huutoanland Indonesia
—
Volkswagen (VW) AG yang sedang mengalami masalah keuangan didorong menjual
Ducati
sebagai salah satu alternatif mendapatkan dana buat perbaikan portofolio dan peralihan besar-besaran ke
mobil listrik
.
Pada akhir Juni, VW sudah melepas 51 persen saham salah satu anak perusahaannya, Everllence, produsen mesin kapal dan turbin, ke perusahaan ekuitas swasta Bain Capital.
Transaksi yang menghasilkan dana sekitar €7,4 miliar bagi VW itu disebut mendorong para bankir investasi menyodorkan ide menjual merek andalan di bawah naungan grup seperti Ducati, atau melepas Lamborghini ke bursa, sebagaimana dilaporkan
Financial Times
yang dikutip
Visordown
, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ducati
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ducati dipandang sebagai salah satu merek nonmobil paling bernilai di grup VW. Berbeda dengan sebagian unit usaha VW lainnya, pabrikan asal Bologna ini disebut masih menikmati permintaan kuat, profitabilitas sehat, citra premium dari model-model motor yang dijual serta kiprahnya di MotoGP dan World Superbike.
Di MotoGP, Ducati tengah mendominasi, meraih enam gelar konstruktor beruntun, dan setiap juara dunia sejak 2022 menunggang motor Desmosedici buatannya. Pabrikan ini bahkan baru meneken perjanjian komersial yang mengikatnya berlaga di MotoGP hingga minimal 2031,
Nilai dan daya tarik besar itulah yang membuat Ducati dinilai bisa memancing tawaran tinggi seandainya dijual.
Obral aset
Langkah melego Everllence hanyalah satu mata rantai dari rangkaian obral aset VW. Sebelumnya, VW mengumumkan penjualan rumah desain Italdesign pada Desember lalu, kemudian melepas sahamnya di Bugatti Rimac dan Rimac Group tahun ini.
Obral ini berlangsung di tengah tekanan keuangan berat. Laporan
Financial Times
juga menyebut VW bersiap memangkas hingga 100.000 pekerjaan atau sekitar seperenam tenaga kerjanya serta menutup empat pabrik, sembari menghadapi gempuran pabrikan mobil listrik China di Eropa. Biaya pengembangan generasi baru kendaraan listrik disebut menyedot dana besar.
Tekanan itu tercermin pada kinerja terbaru. Saat memaparkan hasil kuartal pertama 2026, CFO sekaligus COO Volkswagen Group Arno Antlitz menyebut laba operasi perusahaan masih jauh terlalu rendah di 4,3 persen dan pemangkasan biaya yang direncanakan tidak cukup.
Kendati ramai dibahas, belum ada keputusan resmi menjual Ducati dan tidak ada indikasi VW sudah memutuskan melepasnya.
VW pun menolak berkomentar soal kemungkinan penjualan aset besar lain, sementara sejumlah analis menilai peluang VW benar-benar melepas merek-merek ini tergolong kecil.
Ini juga bukan kali pertama nasib Ducati menjadi spekulasi. VW sempat menjajaki menjual pabrikan itu pada 2017, tetapi rencananya kandas setelah mendapat tentangan keras serikat buruh.
Saat ini Ducati berada di bawah Lamborghini, yang dimiliki Audi sebagai bagian dari VW AG.
“Inilah saat yang tepat untuk mengambil langkah berikutnya, mengalihkan saham mayoritas kepada mitra baru yang kuat,” kata CEO VW AG Oliver Blume dalam rilis yang sama, Rabu (24/6).
Ia menambahkan, “Pada saat yang sama, ini memungkinkan kami untuk semakin fokus pada bisnis inti kami.”
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Huutoanland]
Baca lagi: T.O.P Bakal Gelar Tur Fan Meeting Perdana di Asia
Baca lagi: GIAMM: Industri Komponen Otomotif RI Tangguh di Pasar Global
Baca lagi: Ruben Onsu Bisa Saja Batal Gugat Hak Asuh Anak, tapi Ada Sayaratnya




13 Responses
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-19926.
Pemilihan kata (diksi) yang digunakan sangat tepat, elegan, dan rapihttps://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-sea-abt/
Terima kasih sudah menyusun artikel dengan sangat rapi dan informatif. http://www.asahi-net.or.jp/~an6h-tknb/twitter3.html
Bahasanya ringan sehingga membuat pembaca betah mengikuti hingga akhir. https://glidemagazine.com/14743/avett-brothers-bob-crawford-debuting-side-project/
Penyampaian materinya sangat runtut. Bagi yang ingin mencari referensi lain, bisa mampir ke https://www.vevioz.com/king88comguru/groups.
Saya merinding membaca konklusi artikel ini. Sangat kuat, tegas, dan membekas di hati https://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/66/ ditambah dengan tulisan yang bagus
Saya berharap semakin banyak artikel informatif seperti ini yang diterbitkan. Sebagai tambahan referensi, silakan lihat http://peterjackson.mee.nu/archive/2019/3.
Artikel ini menyajikan jalan pintas yang legal dan cerdas untuk mencapai hasil kerja yang maksimal https://www.kufirst.center.ku.ac.th/fi_24012020/ cocok dengan pemikiran saya
Sama sekali tidak membosankan, saya betah membacanya sampai habis.https://fisip.unismuh.ac.id/2025/10/23/mahasiswa-fisip-unismuh-gagas-sekolah-demokrasi-digital-di-sma-muhammadiyah-limbung/
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://www.buzzbii.com/epicureannycom?lang=german karena materi di sana cukup relevan.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://castles.xsrv.jp/2010/09/06/%E5%9F%8E%E3%81%AE%E5%86%8D%E7%99%BA%E8%A6%8B%EF%BC%81%E6%B1%9F%E6%88%B8%E5%9F%8E%E5%A4%A9%E5%AE%88%E3%81%AE%E7%AB%8B%E5%9C%B0%E3%81%AB%E9%9A%A0%E3%81%95%E3%82%8C%E3%81%9F%E4%BF%A1%E9%95%B7e/ yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Apresiasi tertinggi untuk penulis yang sudah berbagi ilmu gratis.http://opensource.platon.org/forum/projects/viewtopic.php?p=12367500
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=300220 lumayan buat bahan bacaan ekstra.