Kontroversi Mobil Baru Huawei-Chery Mirip Ferrari Purosangue

Jakarta, Huutoanland Indonesia

Mobil listrik terbaru hasil kolaborasi

Huawei

dan Chery, Luxeed RX, memunculkan kontroversi setelah penampilannya dinilai sangat mirip produk Ferrari, Purosangue. Perwakilan Ferrari di China mempertanyakan asal usul desain itu.

Keberadaan Luxeed RX pertama kali terungkap lewat filing resmi di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China, dikutip Car News China, Rabu (11/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokumen itu memperlihatkan SUV berproporsi besar dengan grille depan tertutup, unit lampu berbentuk-L, tiga bagian air intake, profil rendah, dan rear diffuser agresif yang memunculkan kemiripan visual dengan Purosangue.

Luxeed RX dilengkapi empat sensor LiDAR. Dimensinya, panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, tinggi 1.585 mm, dengan wheelbase 3.000 mm. Tersedia dalam dua pilihan motor: single-motor 277 kW (372 hp) dan dual-motor 160 kW (215 hp) plus 277 kW (372 hp).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerja sama Huawei dan Chery

Luxeed merupakan merek kendaraan listrik premium yang lahir dari aliansi Huawei dan Chery. Kolaborasi ini berjalan di bawah payung Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), yang resmi dibentuk Huawei pada November 2023.

Dalam skema HIMA, Huawei tidak memproduksi kendaraan secara langsung. Perusahaan teknologi asal Shenzhen itu berperan dalam definisi produk, desain, pemasaran, pengalaman pengguna, kontrol kualitas, serta menyuplai perangkat lunak dan keras cerdas-termasuk sistem kokpit HarmonyOS dan teknologi mengemudi otonom. Sementara Chery, produsen otomotif asal Wuhu, bertanggung jawab penuh di sisi manufaktur.

Klaim Desainer Ferrari Digugat

Kontroversi meluas bukan hanya soal kemiripan desain, melainkan juga klaim yang dilontarkan Zhao Changjiang, Executive Director sekaligus Executive Vice President Luxeed.

Ia menyebut perusahaannya telah merekrut “mantan chief designer Ferrari,” serta tim tuning chassis dari BMW dan Aston Martin.

Klaim itu langsung direspons Ingrid Sun, PR Director Ferrari Greater China. Sun di media sosial mempertanyakan keabsahan pernyataan Zhao dengan mempertanyakan siapa nama mantan desainer Ferrari itu.

Para netizen turut memperkeruh skeptisisme dengan menunjukkan bahwa posisi chief designer Ferrari telah dijabat orang yang sama selama lebih dari satu dekade. Per 11 Juni, postingan tantangan Sun itu dilaporkan sudah dihapus dari akun media sosialnya.

Luxeed RX dijadwalkan resmi memasuki pasar pada musim gugur 2026.

(fea)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Huutoanland]

Baca lagi: Bahlil Janji Percepat Pemulihan Mati Lampu Bergilir di Sejumlah Daerah

Baca lagi: AS Akan Kirim Sejumlah Kapal Selam Nuklir ke Australia, Ada Apa?

Baca lagi: Pemerintah Umumkan Bakal Ada Pengurangan Anggaran Program MBG

6 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: