
Jakarta, Huutoanland Indonesia
—
Ada rumor baru dari
Yamaha
yang disebut berencana merilis model motor sport baru, Y2, di pasar India. Alih-alih menggantikan R15, Y2 bakal membuka segmen baru 200 cc bagi Yamaha, yang sudah diisi model Eropa seperti KTM Duke RC 200.
Rumor ini muncul dari berbagai media otomotif India usai menerima undangan sebuah acara dari Yamaha yang akan digelar 27 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada pernyataan dari Yamaha bakal meluncurkan model motor baru pada tanggal itu tetapi jadwalnya disebut sesuai spekulasi soal Y2 yang sudah berjalan berbulan-bulan.
Autocar India
menjelaskan Y2 bakal mengisi kelas di atas R15. Hal yang ditawarkan Y2 juga disebut sama, misalnya desain motor
fairing
, memakai mesin satu silinder rpm tinggi dan punya performa di atas bobotnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada spesifikasi detail yang bisa dipastikan pada Y2, namun diyakini menggendong mesin berkapasitas sedikit di atas 200 cc. Statistik tenaga dan torsi juga belum tersedia, tapi beberapa sumber mengindikasikan performanya bakal sebanding, atau bisa jadi terbaik di kelasnya.
Di India, Y2 bisa bersaing dengan KTM RC 200 dan Hero Karizma XMR. Kedua model itu menghasilkan 25 hp jadi bisa diekspektasikan tenaga Y2 sekiranya sama.
Andai saja tenaganya lebih kecil, Y2 bisa jadi punya performa lebih tinggi karena bobotnya. RC 200 punya bobot 160 kg, Karizma 163,5 kg sedangkan R15 V4 cuma 141 kg.
Mesin Y2 diprediksi mirip R15, yaitu satu silinder, berpendingin cairan dan punya girboks manual 6 percepatan.
Fitur-fitur yang kemungkinan ada di Y2 juga diperkirakan mirip R15 seperti
fairing
runcing, lampu-lampu LED, dasbor TFT, assist dan slipper clutch, traction control dan ABS dua saluran.
Y2, atau nama lengkapnya YZF-R2, dipercaya dikembangkan Yamaha atas input besar dari India.
Motoring World
mengatakan produksinya dilakukan di fasilitas Yamaha di Chennai, India dan disiapkan buat pasar domestik dan ekspor.
Soal harga, Y2 bakal berada di atas R15. Diperkirakan mulai INR200 ribu atau sekitar Rp37,85 juta (kurs Rp189,25).
Sementara banderol RC 200 mulai INR224 ribu (Rp42,39 juta) dan Hero XMR INR176 ribu (Rp33,3 juta).
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Huutoanland]
Baca lagi: FOTO: Penampakan Danau Terbesar di Eropa Surut Drastis
Baca lagi: Belgia Ejek Tarian Trump saat Bantai AS di Piala Dunia
Baca lagi: Ruben Soal Hinaan ‘Cong’ dari Sarwendah: Sering, Bahkan di Depan Anak




8 Responses
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/262789 tadi.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://kldp.org/node/61595, lumayan buat pelengkap.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=89835 juga bahas hal yang sama lho.
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=287630 ya guys.
genting138 situs terbaik untuk slot depo 5000 langsung cobain depo 5000terpercaya di genting138 login
Artikel ini memberikan kepuasan kognitif yang mendalam bagi siapa saja yang menjadikan pencarian ilmu sebagai tujuan akhir https://ethanzuckerman.com/2004/05/28/paying-attention-to-sudan/
Artikel ini memancarkan wibawa intelektual yang kuat, memaksa nalar pembaca melakukan kontemplasi kritis yang mendalam. https://crookedtimber.org/page/762/?p=lavmowsklqfdccm
Pembahasannya mengalir dengan baik sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Referensi lain dapat ditemukan di [http://sunsite.icm.edu.pl/pub/Linux/Documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Francais/January2001/article180.shtml](http://sunsite.icm.edu.pl/pub/Linux/Documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Francais/January2001/article180.shtml).