2 Bulan Rapor Hijau, Sinyal Penjualan Mobil Baru Tokcer Tahun Ini?

Jakarta, Huutoanland Indonesia

Pasar otomotif nasional menunjukkan tanda-tanda perbaikan pada awal 2026.

Penjualan mobil

sepanjang Januari dan Februari tercatat tumbuh dibanding periode sama tahun lalu.

Meski masih ada kekhawatiran situasi geopolitik bakal memengaruhi performa keseluruhan tahun ini, sejumlah pelaku industri melihat ada peluang menjanjikan dibanding dua tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan pihaknya memandang optimistis pasar tahun ini, meski menyadari masih ada sejumlah tantangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ya kalau kita bicara pasar otomotif ya. Khususnya di tahun ini walaupun mungkin tidak ada statement resmi. Tapi kami dari Suzuki melihatnya lebih ke arah optimis,” kata Donny saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta.

Melansir data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), retail atau penjualan langsung dari dealer ke konsumen pada Januari-Februari 2026 mengalami peningkatan 8,4 persen menjadi 145.228 unit, sedangkan dua bulan yang sama di 2025 berjumlah 134.001 unit.

Kenaikan juga terjadi pada angka distribusi ke dealer atau wholesales sebesar 9,8 persen untuk periode yang sama menjadi 147.631 unit, sementara Januari-Februari 2025 sebanyak 134.440 unit.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat industri otomotif berpeluang membaik pada 2026. Salah satunya kondisi ekonomi yang diperkirakan lebih stabil dibanding periode sebelumnya.

“Yang pertama kalau kami melihat kemungkinan besar tidak akan ada gejolak ekonomi yang cukup tinggi. Kemudian kami juga sudah mempersiapkan beberapa produk dan beberapa model untuk menstimulus masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu ia menilai ada pergerakan kendaraan komersial yang cukup signifikan dan itu dianggap sebagai menjadi sinyal positif bagi pasar secara keseluruhan.

Penjualan kendaraan komersial Suzuki, terutama pada Februari cukup tinggi melalui produk Carry, yang menjadi model mobil terlaris pada bulan itu dengan penjualan 6.554 unit.

“Kami lihat saat ini dengan mulai berjalannya kendaraan komersial, biasanya akan ditindaklanjuti memulai tumbuhnya kendaraan passenger,” katanya.

Ia mengakui kondisi pasar tetap menantang, namun situasinya dinilai akan lebih baik. Donny juga berharap sepanjang tahun ini pasar otomotif nasional bisa mencatatkan volume penjualan lebih baik, sekaligus meningkatkan pangsa pasar perusahaan.

“Dan kami berharap di tahun ini secara volume, market volume itu bisa lebih baik. Dan tahun ini kami juga menargetkan tidak hanya volume, tapi juga secara market share kami juga bisa membaik di tahun ini,” kata dia.

(ryh/fea)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Huutoanland]

Baca lagi: Carrick Frustrasi MU Tak Dapat Penalti Kedua Lawan Bournemouth

Baca lagi: Daftar Daerah Indonesia Berpotensi ‘Terpanggang’ Selama Kemarau 2026

Baca lagi: Lebaran, Pimpinan MPR-Menag Serukan Persatuan dan Ajak Bersyukur

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: